Love in your eyes
Sitting silent by my side
Going on Holding hand
Walking through the nights
Hold me up Hold me tight
Lift me up to touch the sky
Teaching me to love with heart
Helping me open my mind
I can fly
Continue Reading »
Love in your eyes
Sitting silent by my side
Going on Holding hand
Walking through the nights
Hold me up Hold me tight
Lift me up to touch the sky
Teaching me to love with heart
Helping me open my mind
I can fly
Continue Reading »
Aku sedang berada di bandara, apakah aku akan naik pesawat aku tidak yakin karena aku tidak merasa memiliki tiket. Tetapi yang aku ingat adalah, aku berteriak – teriak kepada semua pilot, pramugari, dan kepada semua orang agar tidak menerbangkan pesawat atau tidak masuk ke dalam pesawat. Alasannya adalah, aku sepertinya tau akan terjadi bencana yang besar yang mungkin adalah kiamat untuk dunia ini. Teringat jelas kala aku menghalangi seorang wanita muda yang ingin naik pesawat dan saat aku mencegahnya dia marah besar. Meskipun demikian, aku berhasil mencegahnya naik ke pesawat yang akan ditumpanginya itu. Kemudian aku berjalan lagi untuk meneriaki orang lain agar tidak naik pesawat, dan tiba – tiba terjadi bencana yang dahsyat. Semua bangunan hancur rata dengan tanah. Akibat dari bencana itu, aku melihat banyak korban berjatuhan. Aku berkata kepada seorang teman yang tiba – tiba ada di sebelah kiriku. Aku berkata kepadanya, “saat bencana datang seperti ini, hanya orang yang percaya pada Nya yang akan bisa menegakkan kepala,…sementara yang menolak Nya akan tertunduk malu” Aku rasa dia mengiyakan pendapatku.
Kemudian setelah bencana itu reda, aku beristirahat. Wanita muda yang tadinya marah besar karena aku halang-halangi naik pesawat tiba – tiba memelukku dan kemudian menaruh kepalaku di pangkuannya. Dia berkata, “aku mencintaimu”. Ah, kamu masih muda…berapa umurmu dek? tanyaku. Aku masih kelas 11 bang, dia menyahut. Kemudian kita bertukaran nomer HP dan akhirnya aku terjaga. Ada apa dengan mimpiku ini???
Ingat kasihNya,
Ingat kebaikanNya,
Dan anugerahNya selamatkanku,
Sebab kasihNya setingggi langit
Kasih setia Allah pada kita
Besar kasih Allah pada kita
Ingat kasihNya,
Ingat kebaikanNya,
Dan anugerahNya selamatkanku,
Sebab kasihNya setingggi langit
Kasih setia Allah pada kita
Besar kasih Allah pada kita
Ku takkan lupa kasihNya,
Ku takkan lupa anugerahNya,
Dia penuhkan, Continue Reading »
Hi ‘R’,
Kata orang, waktu yang paling tepat untuk belajar adalah di pagi hari. Menapa? karena setelah beristirahat sepanjang malam otak akan menjadi sangat segar dan jernih untuk berpikir.
Demikian halnya setelah aku terbangun hari ini. Dengan segala kasih TUHAN yang senantiasa menyertaiku dengan memberikan hari yang baru, tidak lah menjadi masalah bila kamu yang aku ingat terlebih dahulu kemudian mengambil sebotol aqua untuk diminum
Penuturan saya berikut ini tidaklah sangat membantu saya lagi untuk mendapatkan apa yang telah sempat saya impikan dari kamu hasian. Akan tetapi aku sangat ingin mengatakannya. Intinya adalah, saya jatuh cinta kepadamu dan kejadian itu merupakan yang kedua dalam hidup saya. Yang pertama adalah ketika masih SMA, Continue Reading »
When you’re weary, feeling small,
When tears are in your eyes, I will dry them all
I’m on your side
When times get rough
And friends just cant be found,
Like a bridge over troubled water
I will lay me down
Continue Reading »
Bang Tanggang update status di FB, “@Terminal 2F, Soekarno Hatta – The International Airport of Jakarta…heading for Balikpapan…
Blackberrynya bergetar karena sebelumnya diset vibrate biar ga nyanyi – nyanyi kalau ditelpon orang. Ternyata account YM dia dapat pesan yang baru.
Boru Purba (RTP): Hai bang, apa kabar?
Bang Tanggang (RS): hi adekkkkk, kabar baik
kamu gimana?
RTP: Baekkkk bg, mau ke kalimantan juga?
RS: Iya dek, kok tau?
RTP: barusan liat status FB abang ![]()
RS: ohhhh….hehehehehe, emang kamu lg dimana?
RTP: sama bang, lagi di bandara juga…jangan2 kita satu pesawat lagi ![]()
RS: trus ol pake apa dek?
RTP: HP aja bang, emang si abang pake BB ![]()
RS: ya elah, apalah aku ini dek, cuma kaleng2 aja…hahaha…btw, adek mau kmn?
Continue Reading »
Ingot ma ahu hasian, Nangpe so rongkap hita na dua
Ondihon ahu di roham, Boan gomos di tangiangmu
Akka naung ta bolus i, Di ekkel dohot di sude na lungun
Simpan buni di roham, Bahen ma ubatni arsakmu
Terinspirasi dari semua kisahku dalam mengejar wanita untuk dijadikan teman yang spesial di dalam hati. Sejak aku merasa percaya diri untuk mengenal lebih dekat seorang wanita, aku telah melakukannya sebanyak 7-8 kali dalam 2 tahun terakhir. Sepanjang yang aku tahu, aku melakukannya sepenuh hatiku dan sesederhana atau sebagaimana adanya diri saya. Tidak ada jaim, sok keren, sok kaya, sok lucu, atau sifa yang dibuat-buat lainnya. Di awalnya kita telpon – telponan, sms-an, diskusi yang bercanda hingga yang serius, berbincang dengan akrab, makan malam bareng, nonton bioskop, etc. Dan di saat hati merasa mantap untuk lebih serius mengenalnya dengan menjadikan dia seorang pacar, muncullah kata – kata berikut, “Bang Rudi, kamu seorang pria yang baik bahkan sangat baik…tapi kita abang adek saja ya”….Terpikir, apakah ini jawaban terbaik yang bisa wanita berikan? Biasanya aku tidak terlalu lama memikirkan kata – kata tersebut di atas. Hanya bergumam, “mungkin ada pria yang lebih baik dari saya untuk dia”.
Generally, pengalaman dalam hal berjuang untuk mendapatkan hati seorang wanita ini sangat mirip dengan sebuah lagu dimasa tahun 2000-an. Lagu itu dinyanyikan Backstreet Boys dengan judul, “How did I fall in love with you” Continue Reading »
Aku masih percaya ada TUHAN
Aku masih mencintai orangtua dan saudara2ku
Aku masih mencintai kampung halamanku
Aku masih ingat beberapa masa laluku
Entah yang baik maupun yang buruk